Sofifi – Balai POM di Sofifi menerima kunjungan Kepala Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN), Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt., bersama tim penanggung jawab Green Laboratory BPOM pada Senin (26/10/2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka pendampingan penerapan Green Laboratory guna mendorong pengelolaan laboratorium yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan di Aula Lantai 2 Gedung Kie Raha Balai POM di Sofifi. Acara dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Balai POM di Sofifi, Muhazir S. Panti, yang mewakili Kepala Balai, Kepala PPPOMN beserta tim, tim pengujian, serta pegawai Balai POM di Sofifi yang turut berperan dalam penerapan Green Laboratory.
Dalam sambutannya, Muhazir S. Panti menyampaikan apresiasi atas kesediaan PPPOMN untuk memberikan pendampingan secara langsung. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan capaian Green Laboratory Balai POM di Sofifi, yang saat ini berada pada tingkat Silver, menuju tingkat yang lebih tinggi, yaitu Gold maupun Green.
Pada kesempatan yang sama, Kepala PPPOMN, Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt., menyampaikan arahan terkait penerapan Green Laboratory sebagai bagian dari upaya membangun pengelolaan laboratorium yang lebih berkelanjutan. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi peningkatan capaian BPOM di Sofifi dari kategori Bronze menjadi Silver, serta berharap pencapaian tersebut menjadi pijakan yang kuat untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan ke depannya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim PPPOMN mengenai gambaran umum penerapan Green Laboratory dan hasil penilaian yang telah diperoleh Balai POM di Sofifi. Sesi ini menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan, sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar penerapan prinsip laboratorium ramah lingkungan dapat berjalan lebih optimal.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan kunjungan langsung ke Gedung Rorano sebagai gedung laboratorium Balai POM di Sofifi. Kunjungan tim PPPOMN didampingi langsung oleh Kepala Balai POM di Sofifi, Ermanto Siahaan, S.Farm., Apt., M.M. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai bersama tim pengujian menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan fungsi pengujian obat dan makanan serta penerapan Green Laboratory.
Melalui diskusi dan peninjauan langsung ini, tim PPPOMN dapat melihat kondisi laboratorium secara lebih dekat sekaligus memperoleh gambaran mengenai tantangan yang dihadapi dalam penerapan prinsip laboratorium ramah lingkungan. Diharapkan, kegiatan pendampingan ini dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi perbaikan yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan Balai POM di Sofifi, sehingga penerapan Green Laboratory dapat terus ditingkatkan secara bertahap dan berkelanjutan..
Salah satu pesan penting dalam kegiatan ini adalah bahwa Green Laboratory bukan hanya tanggung jawab petugas laboratorium, melainkan budaya kerja yang perlu dibangun dan diterapkan oleh seluruh pegawai. Upaya mewujudkannya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mematikan lampu dan pendingin ruangan saat tidak digunakan, menggunakan air secara bijak, serta menghindari pemborosan energi dan sumber daya dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui pendampingan ini, Balai POM di Sofifi diharapkan dapat terus meningkatkan penerapan Green Laboratory, tidak hanya untuk mencapai tingkat penilaian yang lebih baik, tetapi juga untuk mewujudkan lingkungan kerja yang lebih efisien, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Sebab, laboratorium yang ramah lingkungan tidak hanya dibangun melalui fasilitas dan kebijakan, tetapi juga melalui komitmen serta kebiasaan baik dari setiap individu.